Banjir Rendam 4 Desa di Sulbar, Bayi Meninggal Terseret Arus Sungai

11 hours ago 5

Makassar, CNN Indonesia --

Bayi berusia satu tahun ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus sungai akibat banjir yang mengepung Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, Hamka kepada wartawan, Kamis (21/5).

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (20/5) siang. Berdasarkan keterangan keluarga korban, bayi tersebut awalnya hanya bermain di dalam rumah dengan kondisi pintu tertutup. Diduga korban merangkak keluar rumah hingga tercebur ke dalam sungai hingga hanyut terbawa arus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah korban berada sangat dekat dengan aliran sungai. Saat itu, kondisi sungai sedang meluap akibat banjir.

"Saat korban keluar rumah maupun terjatuh ke sungai tidak ada saksi yang melihatnya," ungkapnya.

Orang tua korban bersama warga setempat berusaha mencari keberadaan korban hingga dinyatakan hilang.

"Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.11 WITA, setelah kurang lebih satu jam dilakukan pencarian. Kemudian jenazah korban dievakuasi ke rumah duka," jelasnya.

Sementara itu, banjir di Mamuju Tengah merendam empat desa yang berada di tiga kecamatan yakni, Desa Tabolang di Kecamatan Topoyo, Desa Saluadak di Kecamatan Tobadak, serta Desa Lara dan Desa Tasokko di Kecamatan Karossa.

"Dampak dari banjir tersebut ada 145 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat desa," katanya.

(mir/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |