Bentrokan Mahasiswa Berujung Kebakaran Fakultas Pertanian USK Aceh

16 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Satreskrim Polresta Banda Aceh menyelidiki kasus terbakarnya sejumlah fasilitas di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh akibat bentrokan antar mahasiswa setempat, Kamis (21/5) dini hari.

"Saat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar gedung Fakultas Pertanian, sepeda motor serta Pos Satpam USK," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono di Banda Aceh, Kamis.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan penyelidikan siapa aktor atau pelaku kericuhan hingga terbakarnya fasilitas di perguruan tinggi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kasus ini tetap kita tindak lanjut guna mengungkap aktor pelaku yang mengakibatkan rusaknya fasilitas pendidikan," ujar Kompol Dhiza.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Eddy Musfikar menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum terbakarnya sejumlah fasilitas tersebut sempat terjadi keributan antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik dan mencapai puncaknya pada Kamis (21/5) dini hari.

"Dua kelompok mahasiswa yang diduga dari Fakultas Pertanian dan Teknik dalam dua hari lalu terjadi keributan. Kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut," ujarnya.

Kemudian, diketahui sedikitnya tiga mahasiswa Fakultas Teknik yang turut mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Lalu, lanjut Eddy, mengetahui ada yang luka, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik lainnya melakukan pembalasan ke Fakultas Pertanian dengan melempar batu dan juga membawa bom molotov hingga mengakibatkan kerusakan di Fakultas Pertanian serta laboratoriumnya.

"Keributan tersebut, berujung pada pengrusakan dengan cara melempar fasilitas kampus seperti kaca gedung serta berbagai ruangan lainnya. Tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar," demikian Iptu Eddy.

Seruan dari rektor

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Mirza Tabrani mengajak semua pihak di kampus itu dapat menjaga kondusivitas pascakerusuhan yang terjadi antarkelompok mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi itu.

"Pimpinan Universitas Syiah Kuala (USK) telah berkoordinasi dan sedang menunggu hasil investigasi pihak berwajib terkait kerusuhan yang terjadi antarkelompok mahasiswa di lingkungan kampus USK," kata Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani di Banda Aceh.

Pernyataan itu disampaikan terkait kerusuhan antarmahasiswa di kampus USK Banda Aceh, yang mengakibatkan terjadinya perusakan fasilitas kampus, salah satunya terbakarnya gedung perkuliahan Fakultas Pertanian.

Ia mengimbau kepada seluruh civitas akademika dapat menahan diri dari tindakan maupun hal-hal lainnya yang berpotensi memperkeruh situasi dengan tetap mengedepankan komunikasi yang persuasif, santun, dan konstruktif.

Pihak universitas juga telah berkoordinasi dengan pimpinan tingkat fakultas, pihak keamanan kampus, dan pihak berwajib guna meningkatkan pengamanan di lingkungan universitas serta memitigasi dan mengantisipasi potensi terjadinya gangguan keamanan ke depan.

"Kami memberi apresiasi atas segala atensi dan kepedulian seluruh civitas akademika terhadap kampus kita tercinta, jantung hati milik Rakyat Aceh ini. Mari bersama-sama menjaga suasana kampus agar tetap aman, kondusif, dan terkendali, sehingga proses belajar-mengajar tetap berlangsung seperti biasa," ujarnya.

USK juga meminta dukungan dari para dosen agar terus mengingatkan dan membimbing mahasiswa untuk tetap mengedepankan sikap bijak, menjaga etika akademik, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu keresahan.

Rektor USK juga mengimbau agar segala potensi gangguan keamanan di lingkungan kampus dapat dimitigasi dan diantisipasi serta dikoordinasikan dengan pimpinan fakultas atau pihak universitas.

"Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, perlu dilakukan pembinaan dan penanganan sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Syiah Kuala yang berlaku," katanya.

"Terima kasih atas kerjasama dan kepedulian semua pihak yang telah berkomitmen menjaga nilai-nilai ukhuwah, termasuk keamanan dan ketertiban kampus USK," tutup Rektor

Sebelumnya, USK juga telah mengeluarkan Peraturan Rektor Nomor 15 Tahun 2025 tentang Kode Etik Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang mengatur perilaku civitas akademika agar menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta etika dalam kegiatan pembelajaran, penelitian, maupun interaksi sosial di lingkungan kampus.

(antara)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |