Geliat Pemudik Jalan Kaki Asal Pulau Jawa Tiba di Pelabuhan Bakauheni

4 hours ago 1

Bakauheni, CNN Indonesia --

Beberapa hari jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemudik pejalan kaki asal Pulau Jawa mulai terlihat menggeliat berdatangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin (16/3)

Meski ada geliat pergerakan pemudik, namun belum terlihat adanya lonjakan signifikan pada penyeberangan awal pekan ini atau H-5 lebaran.

Para pemudik pejalan kaki asal Pulau Jawa ini memilih mudik lebih awal, agar tidak terjebak kemacetan kendaraan dan antrian penumpang pada saat puncak arus mudik Lebaran nanti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan CNNIndonesia.com awal pekan ini di lokasi, Senin (16/3) siang hingga sore, pemudik pejalan kaki asal Pulau Jawa terpantau ramai berdatangan turun dari kapal di Bakauheni.

Mereka turun dari kapal setelah berlayar dari Pelabuhan Merak, dan sandar di dermaga 7 dan 1 (eksekutif), lalu dermaga 2 dan 3 reguler Pelabuhan Bakauheni.

Para pemudik ini, mayoritas datang secara rombongan bersama keluarga, kerabat, teman satu kerjaan dan juga satu kampung halaman. Namun ada juga yang pulang mudik sendiri, yakni mahasiswa.

Mereka, membawa sejumlah barang bawaan yang identik dalam perjalanan mudik yakni koper, tas ransel, dan dus karton berisi oleh-oleh lebaran untuk keluarga di kampung halaman.

Para perantau yang mudik itu berjalan menuju lorong Gang Way dermaga, lalu ke terminal Bakauheni untuk melanjutkan perjalanan menuju ke berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dan wilayah Sumatera lainnya dengan menumpang kendaraan travel serta bus AKDP dan AKAP.

Selain itu, penumpang dalam kendaraan yang menggunakan mobil pribadi, travel, bus, dan pengendara sepeda motor juga terpantau ramai berdatangan dan lancar.

Sebaliknya, pemudik asal Sumatra baik pejalan kaki, pengguna kendaraan roda empat (pribadi), roda dua, dan bus yang akan melakukan penyeberangan menuju ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, masih menunjukkan kondisi landai H-5 Lebaran.

Buna (35), pemudik dari Tanjung Priok, Jakarta yang hendak menuju kampung halamannya di Kecamatan Pugung Raharjo, Lampung Timur mengatakan, perjalanan mudik Lebaran tahun 2026 ini, tergolong lancar jika dibanding tahun sebelumnya (2025) pada periode yang sama H-5 Lebaran.

"Alhamdulillah perjalan mudik tahun ini lancar, mulai naik bus dari Priok sampai ke Pelabuhan Merak tadi. Kalau tahun sebelumnya kena macet panjang, dan antrinya lama lagi,"ucap wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu kepada CNNIndonesia.com, Senin sore.

Menurutnya, perjalanan mudik ini sudah ia lakoni sekitar empat kali Lebaran, dan mudik Lebaran tahun ini ia melakukan perjalanan mudiknya sendirian yang biasanya selalu bersama teman satu kampung halamannya.

"Biasanya bareng dengan teman satu kampung yang sama-sama kerja sebagai ART di Jakarta, karena belum libur adi tahun ini saya mudik sendirian,"kata dia.

Senada dikatakan seorang mahasiswi dari salah satu kampus di Bogor, Jawa Barat yang hendak menuju ke daerah Bandar Jaya, Lampung Tengah. Dia mengatakan meskipun di Merak sudah ramai pemudik, namun antreannya terbilang lancar--alias tak terjadi penumpukan.

"Meski di Pelabuhan Merak tadi terlihat begitu ramai, tapi lancar dan tidak ada antrean seperti tahun lalu," ujarnya.

Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Andi Kurniawan menuturkan, bahwa geliat arus kedatangan pemudik asal Pulau Jawa mulai ramai tiba di Pelabuhan Bakauheni pada H-7 Lebaran. Meski ada peningkatan, namun masih terpantau lancar.

"Mulai terpantau ramai H-7 Lebaran, dan ada peningkatan lagi itu Minggu kemarin atau H-6 Lebaran berdasarkan dari data angkutan Lebaran ASDP dalam 24 jam,"kata dia.

Berdasarkan rekapitulasi data angkutan Lebaran PT ASDP Cabang Bakauheni pada H-6 Lebaran 2026 selama 24 jam (periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB), tercatat jumlah trip kapal beroperasi sebanyak 134 trip.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara sebanyak 88.791 orang atau naik 44,7 persen jika dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 61.383 orang.

Kemudian realisasi kendaraan roda dua sebanyak 5.996 unit, naik 89,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 3.161 unit. Roda empat sebanyak 10.705 unit, naik 27,2 persen jika dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 8.413 unit.

Kendaraan truk mencapai 2.237 unit, naik 14,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.958 unit. Sedangkan, bus sebanyak 852 unit atau naik 61,7 persen jika dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 527 unit.

Sebaliknya, jumlah realisasi penumpang dari Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu H-6 Lebaran, sebanyak 46.641 orang, naik sekitar 14,9 persen jika dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu 39.708 orang.

Kendaraan roda dua sebanyak 877 unit, naik 62,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 539 unit. Lalu roda empat mencapai 5.210 unit, naik 15,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu 4.514 unit.

Kemudian, total truk sebanyak 2.374 unit atau naik 13,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu 2.094 unit. Kendaraan bus sebanyak 631 unit, naik 5,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu 600 unit. 

(zai/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |