Ketua PT Bandung Sebut 3 Orang Terjaring OTT KPK di PN Depok

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat. 

Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Hery Supriyono mengatakan ada tiga orang yang diamankan KPK dalam OTT, Kamis (5/2).

"Info yang saya terima ada tiga orang dari PN Depok yaitu wakil, ketua, dan juru sita," kata Hery Supriyono di Depok, Jumat (6/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Hery mengaku belum mengetahui kasus yang menjerat anak buahnya tersebut.

"Kalau detailnya saya belum tahu. Dengan kejadian tersebut tentunya saya merasa terpukul atas kejadian tersebut dan merasa prihatin," ujarnya.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi, Asep Guntur Rahayu mengungkap OTT yang menyasar Aparat Penegak Hukum (APH) di Depok terkait dengan sengketa lahan.

Namun, ia masih belum dapat memberikan informasi detail mengenai hal tersebut.

"Rincinya besok, tapi secara garis besar seperti itu," ujar Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.

Sebelumnya KPK Operasi senyap tersebut pada Kamis (5/2) sore hingga malam. Diduga karena adanya perpindahan uang dari pihak swasta ke penegak hukum.

Berdasarkan sumber CNNIndonesia.com di internal KPK, salah satu pihak yang terjaring tangkap tangan tersebut ialah Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan.

"Waka PN Depok," ujar sumber CNNIndonesia.com yang mengetahui penanganan OTT tersebut, Kamis (5/2).

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto hanya membenarkan ada kegiatan tangkap tangan di Depok yang menyasar penegak hukum.

"Memang benar ada penangkapan di wilayah Depok. APH," kata Fitroh.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengungkap ada barang bukti uang yang ditemukan tim KPK.

"Ratusan juta," kata Fitroh. 

(antara/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |