KRL Duri-Tangerang Tiba-tiba Berhenti, Penumpang Dengar 3 Ledakan

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line lintas jurusan Duri-Tangerang mendengar tiga kali ledakan sebelum akhirnya kereta itu tiba-tiba terhenti di perlintasan sebidang RT 01 / RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (26/5) sore.

"Tadi dengar ada ledakan. Jadi ledak gitu, (kereta) mati, (kereta) hidup lagi, ledak lagi, terus mati, hidup, ledak lagi, terus mati lagi. Enggak lama, kereta berhenti sampai sekarang. Ledakannya dari dalam KRL, kayak 'dug' gitu bunyinya," kata Tasya (25) kepada wartawan di lokasi.

Ledakan itu, kata Tasya, membuat lampu di dalam gerbong ikut mati. Para penumpang KRL sontak histeris saat insiden bunyi ledakan itu terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena kejadian itu, Tasya bersama sebagian penumpang lain akhirnya memilih turun lantaran takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya kan berangkat dari Kampung Bandan mau ke Tangerang. Tadi turun di sini (perlintasan sebidang RT 01 / RW 11 Rawa Buaya). Pintunya (KRL) terbuka akhirnya tadi," kata Tasya.

Hal senada disampaikan penumpang lain bernama Butar (45). Saat ledakan terjadi, ia tengah berada di gerbong tiga.

"Saya tadi di gerbong tiga, terus dengar ada ledakan dari gerbong tiga. Tiga kali (bunyi ledakan), sekitar jam 17.00 tadi," kata Butar.

Ia pun segera berpindah dari gerbong tiga ke paling depan pascaledakan itu. Bersama sebagian penumpang lain, Butar memilih untuk bertahan di dalam gerbong sampai kereta bisa bergerak kembali.

Pantauan Antara di lokasi pada pukul 18.40 WIB, kereta masih belum bergerak. Sebagian penumpang memilih turun, sementara sebagian lagi bertahan di dalam kereta.

Adapun lampu dalam gerbong tampak dalam keadaan mati, namun beberapa kali hidup lalu mati lagi.

Insiden itu pun mengundang perhatian warga sekitar. Anak-anak hingga orang dewasa mengitari gerbong belakang yang tepat berada pada perpotongan jalan dan perlintasan kereta.

Sementara itu, palang perlintasan ke arah Jalan Daan Mogot maupun arah sebaliknya masih tertutup.

Banyak pengendara yang akhirnya tertahan hingga memilih putar balik mencari jalur alternatif. Sebagian lagi memilih parkir di depan palang perlintasan untuk menyaksikan kereta yang terhenti itu.

Selain itu, bunyi sirene perlintasan terus berbunyi, menandakan ada insiden di tengah perlintasan.

Situasi sempat berubah mencekam, saat beberapa kali kereta melintas dari arah Tangerang ke Duri.

Insiden terhentinya kereta serta banyaknya warga di sekitar perlintasan membuat kereta-kereta yang melintas, melambatkan lajunya.

Dalam unggahan di akun X PT KAI menyebut petugas sedang menangani insiden ini.

"Mohon maaf atas kelambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan terdapat gangguan operasional pada KA 1978A (Duri-Tangerang) di antara Stasiun Taman Kota dan Bojong Indah," tulis KAI, dilihat Selasa, pukul 20.00 WIB.

"Petugas terkait saat ini sedang melakukan pengecekan rangkaian dan penanganan," tulis KAI.

"Kami akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi. Kami juga mengimbau kepada para pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan," sambungnya.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan sementara itu menjelaskan petugas telah melakukan penanganan setelah menerima laporan.

Gangguan tersebut, kata dia, berdampak pada Listrik Aliran Atas (LAA) yang harus dipadamkan sehingga jalur hulu Duri-Rawabuaya belum dapat dilalui.

"Setelah menerima informasi, petugas terkait langsung melakukan koordinasi dan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan perjalanan serta mempercepat normalisasi operasional perjalanan Commuter Line," ujar Leza dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Dia mengatakan, listrik aliran atas telah menyala kembali pada pukul 17.56 WIB. Commuter Line No. 1978A digandeng dengan Commuter Line No. 1980A menuju jalur tiga Stasiun Rawabuaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(wis/antara/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |