Bandung, CNN Indonesia --
Polda Jawa Barat menyampaikan perkembangan terbaru proses identifikasi korban bencana longsor di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan Pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar hingga saat ini telah menerima 10 kantong jenazah hasil evakuasi tim SAR gabungan.
"Berdasarkan hasil identifikasi tim SAR gabungan Polri, Basarnas, dan unsur terkait, total ada 10 kantong jenazah yang diterima Pos DVI," ujar Hendra, Sabtu (24/1) di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jumlah tersebut, enam jenazah utuh telah berhasil diidentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Sementara itu, dua kantong lainnya berisi bagian tubuh korban yang masih dalam proses identifikasi.
Hendra menjelaskan, satu bagian tubuh berupa tangan telah berhasil diidentifikasi melalui pembanding sidik jari. Adapun satu bagian tubuh lainnya berupa kaki masih memerlukan pembanding DNA untuk memastikan identitas korban.
"Total terdiri dari delapan jenazah utuh dan dua berupa bagian tubuh," jelasnya.
Ia menambahkan, proses identifikasi korban masih terus berlangsung. Tim DVI Polda Jabar saat ini masih melayani pemeriksaan ante mortem dan post mortem guna memastikan identitas seluruh korban.
Sementara itu, proses pencarian dan penggalian korban longsor untuk sementara dihentikan lantaran kondisi cuaca yang belum memungkinkan. Operasi pencarian direncanakan akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.
"Kami berharap seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan," tutup Hendra.
(csr/tis)

2 hours ago
4
















































