Politikus PDIP di Komisi II DPR Klaim Dilobi Dukung Pilkada via DPRD

1 day ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Deddy Sitorus mengakui pihaknya telah menerima lobi-lobi dan ajakan agar fraksinya di DPR ikut mendukung wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) via DPRD.

Deddy mengatakan ajakan itu terutama datang dari perwakilan partai koalisi pemerintah yang mendukung usulan tersebut. Namun, dia tak menyebut sosok atau pihak yang dimaksud.

"Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah," kata dia saat dihubungi, Rabu (7/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, Deddy yang menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemil (Bappilu) Eksekutif PDIP itu menyebut hingga kini belum ada jadwal resmi pembahasan RUU Pilkada.

Namun, kata dia, PDIP sejak awal telah mengeluarkan pernyataan tegas untuk mendukung pilkada digelar secara langsung dan dipilih oleh rakyat.

"Nah, kita tentu, kita tetap tegas, teguh, untuk agar pilkada dipilih secara langsung. Bukan diwakilkan pada oligarki DPRD," katanya.

Secara matematis, Deddy mengakui usulan pilkada via DPRD berpeluang lolos jadi undang-undang. Pasalnya, dari delapan partai pemilik kursi parlemen, kini hanya PDIP yang menolak wacana itu.

Namun, Deddy menyatakan mengajak masyarakat untuk menolak wacana usulan pilkada via DPRD.

"Nah tentu di sini kita menunggu dukungan dari masyarakat sipil, bagaimana sikap masyarakat sipil terhadap kehendak dari partai-partai pemerintah itu. Dari partai pengusung pilkada oleh DPRD," katanya.

Total ada enam fraksi yang tegas menyatakan dukungan usulan tersebut, yakni Fraksi Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PAN, dan Demokrat.

Sementara itu PKS ingin agar pilkada via DPRD hanya berlaku untuk tingkat kabupaten, sedangkan untuk gubernur dan wali kota tetap dipilih secara langsung. Sedangkan Fraksi PDIP tegas menyatakan menolak usulan pilkada lewat DPRD.

(thr/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |