Sidoarjo, CNN Indonesia --
Volume pemudik Lebaran Idulfitri 2026 di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, memasuki periode puncaknya, Selasa (17/3).
Pengelola memperkirakan ada 45 ribu penumpang yang tiba maupun yang berangkat dari terminal terbesar di Jawa Timur ini.
Humas Terminal Purabaya Sarah Abigail, menyatakan peningkatan penumpang sudah terpantau sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data akumulatif, setidaknya 200 ribu pemudik tercatat telah tiba dan berangkat terminal Purabaya. Jumlah itu masih bisa bertambah.
"Kami prediksikan pada hari ini (Selasa) akan ada sekitar 45.000 pemudik yang akan datang dan berangkat dari Terminal Purabaya. Sampai hari ini kemungkinan masih sekitar 200.000 penumpang. Mulai dari kemarin tanggal 13 Maret 2026," ujar Sarah saat ditemui CNNIndonesia.com, Selasa (17/3).
Sarah menjelaskan hari ini merupakan salah satu titik tertinggi kepadatan penumpang. Kendati demikian, pihak terminal juga mewaspadai gelombang lonjakan penumpang berikutnya yang diperkirakan terjadi menjelang Lebaran.
"Puncak itu diprediksi itu hari ini ya, terus nanti juga ada di H-1, di tanggal 19-20, karena biasanya di Terminal Purabaya itu H-1 itu merupakan salah satu puncak arus mudik seperti biasanya setiap tahun," ucapnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah rute pendek dan menengah mendominasi keberangkatan penumpang pada hari ini. Penumpang tujuan kota-kota di Jawa Timur bagian selatan dan jalur menuju Jawa Tengah menjadi yang paling banyak dicari.
"Tujuan Kediri, Tulungagung, Ponorogo juga juga ramai hari ini, Malang. Terus sama di buat yang AKAP Semarang juga," ujarnya.
Terkait kesiapan armada, ribuan unit bus telah disiagakan untuk melayani penumpang selama 24 jam. Pihak terminal juga memastikan seluruh bus yang beroperasi harus melalui pemeriksaan kelaikan jalan secara rutin setiap hari demi menjamin keselamatan penumpang.
"Untuk armada ya. Persiapan armada kita di sini itu ada armada sekitar 2.200 yang beroperasi. Termasuk AKAP dan AKDP. Nah, itu kita juga sudah berkoordinasi dengan PO Bus terkait untuk penyediaan armada cadangan antisipasi lonjakan penumpang," ujarnya.
"Untuk uji kelaikan jalan armadanya ya kita sudah melakukan untuk setiap hari. Setiap hari kita lakukan cek kelayakan armada mengikuti administrasinya, terus fungsi-fungsi teknis utama, teknis pendukung gitu. Kalau misalnya ada yang tidak memenuhi syarat, kita berikan peringatan atau kita tilang," tambahnya.
Untuk menghadapi lonjakan dan menjaga kenyamanan, pengelola terminal telah melakukan serangkaian perbaikan infrastruktur sejak, termasuk perbaikan landasan bus dan fasilitas bagi pejalan kaki, termasuk untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.
"Terus kita juga perbaiki buat jalan buat pejalan kaki ya pedestrian di area drop off. Area drop off untuk antisipasi. Ini kan karena masih musim hujan ya. Antisipasi adanya genangan gitu. Takutnya kan akan mengganggu kenyamanan penumpang yang turun dari mobil pribadi di area drop off," pungkasnya.
(frd/sfr)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
2
















































