Jakarta, CNN Indonesia --
Muhammad Al Hindawi, seorang santri penghafal 30 juz Alquran dari Pondok Pesantren Al Imam Ashim di Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil menemukan celah keamanan tingkat kritis (critical vulnerability) pada sistem National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat dan University of Melbourne, Australia.
Santri yang kini duduk di bangku kelas 12 tersebut tercatat menemukan dua celah keamanan berjenis SQL Injection pada sistem NASA dan satu celah serupa pada sistem University of Melbourne.
Temuan-temuan tersebut telah dilaporkan melalui program resmi Vulnerability Disclosure Program (VDP) di platform Bugcrowd, dan divalidasi secara resmi oleh tim keamanan siber dari kedua institusi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru sekitar empat hingga lima bulan mempelajari cybersecurity secara otodidak," kata Hindawi, Rabu (16/9).
Terkait metode yang digunakan dalam meretas secara etis, Hindawi menjelaskan tahapan identifikasi yang ia lakukan hingga menemukan kerentanan kritis tersebut.
"Saat melakukan pemetaan (recon), awal mulanya saya menggunakan Subfinder untuk mengumpulkan subdomain, lalu mengecek status response code-nya menggunakan httpx," ungkapnya.
Setelah tahap pemetaan selesai, ia kemudian menyaring sistem untuk mencari kelemahan spesifik.
"Dari sana, baru saya cari sistem yang rentan terkena SQL injection," jelasnya.
Atas kontribusinya, Hindawi menerima surat penghargaan atau Letter of Recognition (LOR) dari NASA serta konfirmasi validasi dari tim Cyber Operations University of Melbourne.
Rekam jejak Hindawi di bidang keamanan siber diawali dari lingkup terdekatnya. Sebelum menembus sistem keamanan institusi global, ia lebih dulu menemukan celah kerentanan pada sistem pondok pesantren tempatnya menimba ilmu.
Kemampuan cybersecurity ini dikembangkan Hindawi secara mandiri melalui video tutorial serta dengan membaca laporan riset para peneliti keamanan siber yang dipublikasikan di Bugcrowd.
Hindawi kini masih terus mendalami teknik identifikasi kerentanan sistem dengan memanfaatkan berbagai sumber pembelajaran daring secara mandiri.
(mir/gil)

3 hours ago
5
















































