6 Perahu Karet Diduga Milik KM Virgo 8 Ditemukan di Kalteng

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim SAR gabungan menemukan enam liferaft atau perahu karet diduga milik KM Transport Virgo 8 di perairan Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Kita ada temuan 6 liferaft di Kalimantan Tengah, Kakansar di Kalimantan Tengah dan itu sudah diamankan oleh rekan-rekan Kansar Palangkaraya," kata Direktur Operasional Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers, Kamis (17/9).

Disampaikan Yudhi, temuan enam liferaft tersebut rencananya akan dipindahkan ke posko yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, temuan itu akan diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kepentingan proses penyelidikan terkait insiden terbaliknya KM Virgo 8 di perairan Laut Jawa.

"(Kondisinya) Masih mengembang, ada beberapa yang masih mengembang. Nanti akan dikirim ke sini dan sebagai barang bukti untuk kita serahkan ke KNKT," ucap Yudhi.

Di sisi lain, Yudhi turut menyampaikan terkait proses pencarian korban hingga saat ini belum ada perkembangan. Artinya, belum ada korban yang kembali ditemukan pada operasi pencarian hari ini.

"Terkait perkembangan khususnya korban, tidak ada perubahan sampai dengan hari kemarin dan kemarin juga sudah disampaikan oleh Bapak Kepala Basarnas ya," ujarnya.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). KM Virgo disebut membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal hingga kru.

Hingga Senin (14/9), dari 243 orang yang ada di kapal tersebut, sebanyak 114 di antaranya telah berhasil ditemukan dan 129 lainnya masih dalam pencarian.

Sebelumnya, Kepala Basarna Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan pihaknya berencana melakukan proses salvage dengan membalikan badan KM Virgo Transport 8 untuk mempermudah proses pencarian terhadap korban. Diketahui, saat ini kapal tersebut dalam posisi terbalik dan mengapung di Laut Jawa.

"Apabila pencarian underwater belum bisa kita lakukan akibat cuaca, kita merencanakan untuk salvage. Yaitu kita ingin membalikkan kondisi kapal ini dan akan kita laksanakan pencarian di dalam eh kapal tersebut dan kita akan evakuasi," kata Syafii dalam konferensi pers, Rabu.

"Baru setelah diyakinkan proses SAR ini selesai baru kapal ini akan kita tarik untuk kepentingan investigasi," sambungnya.

(dis/dal)

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |