Banjir Meluas, Pemda Karawang Imbau Warga Tinggal Dekat Kali Mengungsi

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang minta semua warga yang tinggal dekat aliran sungai mengungsi.

Permintaan mereka sampaikan terkait kondisi Sungai Citarum dan Cibeet yang meluap.

"Pada Sabtu pukul 01:20 WIB status Sungai Citarum dan Cibeet berstatus Awas. Jadi semua warga yang tinggal dekat aliran sungai itu harus segera mengungsi," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Karawang, Sabtu (24/1) seperti dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya bersama Forkopimda memastikan seluruh masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Hingga Sabtu pagi ini bencana banjir di wilayah Karawang semakin parah. Sebelumnya banjir hanya melanda 13 kecamatan.

Tapi pada Sabtu pagi, banjir meluas menjadi 20 kecamatan. Data itu sesuai dengan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang per Jumat malam (23/1) pukul 21.00 WIB.

Saat ini banjir telah merendam 9.650 rumah yang tersebar di 58 desa/kelurahan di 20 kecamatan sekitar Karawang.

Jumlah warga terdampak banjir mencapai 10.927 Kepala Keluarga (KK), yang terdiri dari 31.601 jiwa dewasa, 969 balita, 111 bayi, serta 599 lansia, dengan 1.198 jiwa mengungsi di sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Adapun banjir terparah terjadi Desa Karangligar hingga ketinggian air hampir mencapai sekitar dua meter.

Sebanyak 20 kecamatan di wilayah Karawang yang kini dilanda banjir di antaranya:

Kecamatan Karawang Timur (Kelurahan Adiarsa Timur, Plawad dan Palumbonsari)
Kecamatan Karawang Barat (Kelurahan Karangpawitan, Mekarjati, Tanjungpura, Tanjungmekar, Karawang Kulon, dan Adiarsa Barat)
Kecamatan Rengasdengklok (Desa Kertasari, Rengasdengklok Utara, Kalangsari dan Rengasdengklok Selatan)
Kecamatan Klari (Desa Duren dan Pancawati)
Kecamatan Telukjambe Barat (Desa Karangligar)
Kecamatan Telukjambe Timur (Desa Sukamakmur)
Kecamatan Cilamaya Wetan (Desa Tegalwaru, Rawagempol Kulon, Rawagempol Wetan, Sukatani, Sukakerta, Mekarmaya dan Desa Muara)
Kecamatan Cilamaya Kulon (Desa Bayur Kidul, Sukamulya dan Desa Kiara)
Kecamatan Banyusari (Desa Cicinde Selatan)
Kecamatan Kotabaru (Desa Pangulah Utara)
Kecamatan Tirtamulya (Desa Citarik dan Kamulang)
Kecamatan Jatisari (Desa Sukamekar)
Kecamatan Telagasari (Desa Kalisari)
Kecamatan Tirtajaya (Desa Kutamakmur, Tambaksumur dan Desa Srikamulyan)
Kecamatan Rawamerta (Desa Pasirawi, Mekarjaya, Sukamerta, Sukapura, Pasirkaliki, Panyingkiran, Purwamekar dan Desa Balongsari)
Kecamatan Majalaya (Desa Majalaya dan Pasir Jengkol)
Kecamatan Lemahabang (Desa Pulojaya)
Kecamatan Purwasari (Desa Sukasari)
Kecamatan Tempuran (Desa Lemahsubur, Dayeuhluhur, Purwajaya, Jayanegara, Lemahkarya, Pagadungan, Tanjungjaya, dan Lemahmakmur)
Kecamatan Kutawaluya (Desa Sindangmukti).
Bupati Asep mengimbau agar seluruh masyarakat Karawang mematuhi perintah dari tim evakuasi yang ada di lapangan secara patuh. Hal tersebut harus dilakukan demi kesehatan, keselamatan kita bersama di tengah bencana banjir yang semakin meluas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar BPBD, Kodim 0604, Polres Karawang, Yonif 305 Tengkorak, tim kesehatan, dan seluruh stakeholder kemanusiaan yang ikut andil membantu mempersiapkan segala sesuatunya di lapangan tanpa mengenal waktu dan mengenal lelah," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(agt)

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |