Diduga Diculik, Atlet Golf Jesslyn Ternyata ke Bangkok Bersama Ibunya

12 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkapkan fakta baru terkait peristiwa dugaan penculikan terhadap atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay.

Terungkap, Jesslyn rupanya pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia bersama ibu dan bibinya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra juga menyebut setelah dari Kuala Lumpur, mereka kemudian pergi ke Bangkok, Thailand.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bersama ibu dan bibinya, terbang dari Indonesia ke KL (Kuala Lumpur) ke Bangkok," kata Roby kepada wartawan, Kamis (23/7).

Jesslyn diketahui telah meninggalkan Indonesia pada 14 Juli atau satu hari setelah dugaan peristiwa penculikan.

Roby menyebut saat ini pihaknya masih mencoba meminta keterangan dari pihak keluarga. Kata dia, pihaknya juga masih mendalami apakah peristiwa merupakan aksi penculikan atau bukan.

"Belum ada komunikasi sama keluarganya maupun Jesslyn. Jadi belum bisa kita pastikan apakah penculikan atau bukan," ucap dia.

Sebelumnya, atlet golf putri bernama Jesslyn Wijaya Lay diculik saat sedang merayakan ulang tahun neneknya di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita.

Sesaat sebelum acara perayaan ulang tahun dimulai, korban secara tiba-tiba ditutup matanya dan langsung diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/7).

Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi. Menurut keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi pada saat peristiwa berlangsung," imbuhnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan secara resmi kepada Polres Metro Jakarta Pusat dan teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Namun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pelapor berinisial NA, yang merupakan teman J, telah mengajukan pencabutan laporan secara tertulis pada Minggu (19/7). Meski demikian, polisi belum menghentikan proses penyelidikan.

"Kami dari Satreskrim dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak masih belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana," katanya.

(dis/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |