Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan sejumlah langkah dilakukan menghadapi tantangan perubahan iklim di Jakarta.
Ia menyampaikan itu dalam upacara peringatan HUT ke-499 DKI Jakarta di Monas, Jakarta, Senin (22/6).
Penambahan ruang terbuka hijau hingga pembangunan daerah resapan merupakan salah satu langkahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menanggapi kondisi tersebut penambahan ruang terbuka hijau, perluasan akses air bersih, pembangunan daerah resapan, pengendalian banjir serta pengembangan urban farming dilakukan sebagai langkah mitigasi dan adaptasi," ucap Pramono.
Pramono menyampaikan penguatan lingkungan juga menjadi perhatian pemerintah hari ini.
Ia menyebut Jakarta harus tetap bersih, layak huni, dan berkelanjutan ke depannya.
Pramono menyebut bahwa tantangan perubahan iklim dewasa ini kian nyata. Ia juga menyinggung potensi fenomena el nino yang dapat memicu musim kemarau ekstrem yang dinilai bisa berdampak pada banyak faktor.
"Berpengaruh terhadap ketahanan pangan, ketersediaan air bersih, dan aktivitas ekonomi masyarakat secara keseluruhan," ucap dia.
Selain itu, Pramono juga menyinggung persoalan sampah di Jakarta. Ia menyatakan persoalan sampah ini tidak boleh jadi warisan permasalahan di Jakarta.
Ia menggaungkan program pilah sampah guna menjaga Jakarta dari persoalan sampah ke depannya.
"Jelang 5 abad Jakarta, kita tidak boleh mewariskan persoalan sampah ke generasi sebelumnya. Karena itu gerakan pilah sampah terus didorong sebagai gerakan bersama yang dimulai dari rumah," ucapnya.
(mnf/isn)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
6















































