KPK Minta Alat Canggih ke DPR Agar OTT Lebih Masif

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta tambahan anggaran dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR agar operasi tangkap tangan (OTT) lebih masif dilakukan.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengatakan bahwa sejumlah alat yang dimiliki KPK saat ini telah usang. Menurut Fitroh, tambahan anggaran itu akan digunakan untuk pembelian alat. Namun, Fitroh tak mengungkap alat yang dimaksud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa si sebenarnya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang SDM yang kurang, ya berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya sekali sebulan, kurang canggih Pak, kurang canggih," ujar Fitroh.

"Ini sudah tidak up to date. Jadi kalau anggota Komisi III kasih anggaran besar buat beli alat barang kali OTT lebih masif," imbuhnya.

Sementara, Ketua KPK Setyo Budiyanto membantah pihaknya kini sedang sepi OTT. Menurut Setyo, dalam beberapa bulan terakhir, KPK terus melakukan OTT.

Akan tetapi, dia mengakui bahwa OTT dalam setiap bulan bukan target KPK. Sejauh ini, OTT hanya dilakukan sesuai informasi yang diterima KPK.

"Karena itu juga salah satu target kami, tapi sekali bukan target yang dipaksakan. Targetnya adalah sesuai dengan informasi yang kami dapatkan," katanya.

(fra/thr/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |