Pencarian 40 Korban Banjir Sumut Disetop, 4.638 Warga Masih Ngungsi

10 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Utara (Sumut) pada akhir November 2025 memakan ratusan korban jiwa. Tercatat sebanyak 376 orang ditemukan meninggal dunia dan 40 orang lainnya dinyatakan hilang.

Kepala Bidang Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan pencarian 40 korban hilang telah resmi dihentikan. Keputusan penghentian pencarian diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kondisi di lapangan dan kesiapan keluarga korban.

"Total korban meninggal dunia yang telah ditemukan sebanyak 376 orang. Sedangkan 40 orang lainnya untuk pencariannya telah dihentikan," ujar Sri Wahyuni kepada CNNIndonesia.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sri Wahyuni, keluarga korban yang belum ditemukan telah menerima penghentian pencarian tersebut. Di sejumlah lokasi terdampak, keluarga juga telah melakukan doa bersama dan penebaran bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir.

"Masih ada 40 lagi yang hilang. Namun pencarian sudah dihentikan dan keluarga juga sudah ikhlas dan sudah dilakukan penebaran bunga di lokasi," ujarnya.

Data BPBD Sumut mencatat Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 131 orang, serta 33 orang hilang. Disusul Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 93 korban meninggal dan empat orang hilang.

Lalu Sibolga sebanyak 55 orang meninggal dunia; Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 36 orang meninggal dan 2 hilang; Kabupaten Deliserdang sebanyak 17 meninggal dunia, Kabupaten Langkat sebanyak 16 tewas; Kabupaten Humbang Hasundutan sebanyak 10 meninggal dan 1 hilang.

Kemudian Kota Medan sebanyak 12 meninggal dunia; Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak 2 meninggal; Kota Padangsidimpuan sebanyak 1 orang meninggal dunia; Kabupaten Nias sebanyak 2 meninggal; Kabupaten Nias Selatan 1 orang meninggal.

Masih ada 4.638 warga mengungsi

Meski bencana sudah tiga bulan berlalu, namun sebanyak 4.638 warga hingga kini masih tinggal di posko-posko pengungsian. Pemerintah daerah saat ini mulai melakukan tahap pengosongan secara bertahap, seiring perbaikan infrastruktur dan hunian warga.

"Sekarang ini masih tahap pengosongan pengungsi. Diharapkan tidak ada lagi pengungsi di bulan Ramadan ini di tenda-tenda pengungsi," paparnya.

(fnr/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |