Polri dan Pemkab Trenggalek Perkuat Manajemen SDM Lewat Sosialisasi

6 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Assessment Center Polri menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di ruang Smart Center, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta pejabat utama Polres Trenggalek.

Ketua Tim Assessment Center Polri, Kombes Wiwit Adisatria, mengatakan assessment merupakan instrumen penting dalam mendukung sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis merit. Sistem ini dinilai berperan dalam penyusunan talent pool, promosi jabatan, serta pengembangan karier guna mewujudkan organisasi yang profesional dan presisi.

"Assesment center Polri sudah bekerja sama dengan 18 BUMN dan BUMD, 9 Pemprov dan kurang lebih 100 Pemda/Pemkot di seluruh Indonesia," ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam paparannya, Wiwit juga menyampaikan sejumlah capaian yang telah diraih Assessment Center Polri. Di antaranya adalah akreditasi kategori "A" dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam standar kelayakan penyelenggara negara.

Kemudian penghargaan Rekor MURI untuk kategori assessment internal dengan asistensi terbanyak dalam lima tahun, predikat pelayanan publik kategori "A", hingga sertifikasi ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu.

Ia menjelaskan, sejumlah kompetensi utama yang menjadi fokus dalam assessment, baik bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun anggota kepolisian, meliputi integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, pengelolaan perubahan, serta pengambilan keputusan.

Selain itu, Assessment Center Polri juga didukung fasilitas yang dinilai memadai, seperti ruang command center, empat ruang diskusi, 11 ruang wawancara, serta fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas, ibu menyusui, hingga area bermain anak dan ruang tunggu.

Terkait mekanisme kerja sama, Wiwit menjelaskan prosesnya relatif sederhana. Instansi yang berminat cukup mengajukan surat permohonan asistensi, menyusun naskah kerja sama induk maupun teknis, merancang desain assessment, hingga menandatangani perjanjian kerja sama (PKS).

Tahapan selanjutnya mencakup pelaksanaan assessment, pengolahan dan analisis hasil, penyampaian rekomendasi, serta evaluasi kerja sama.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai kerja sama dengan Assessment Center Polri memiliki sejumlah manfaat strategis. Menurutnya, penguatan kualitas SDM menjadi faktor kunci bagi keberhasilan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Aspek SDM tentunya menjadi faktor penting, agar organisasi atau lembaga bisa berjalan dengan baik dan mampu menjawab setiap tantangan dengan kinerja yang lebih berkualitas." ujarnya.

(ory/ory)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |