Jakarta, CNN Indonesia --
Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah laut Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4), menimbulkan tsunami kecil di dua lokasi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut tsunami terdeteksi terjadi di wilayah Halmahera Barat dengan ketinggian 0,3 meter pada pukul 06.08 WIB dan wilayah Bitung setinggi 0,2 meter pada pukul 06.15 WIB.
"Meskipun relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya, BNPB meminta masyarakat khususnya yang berada di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap menjauhi pantai dan tidak kembali ke area rawan sebelum ada pernyataan resmi aman dari pemerintah.
Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari aparat setempat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia mengatakan pemantauan dan pembaruan informasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Lebih lanjut, Abdul mengatakan hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB. Kedua gempa susulan tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, namun tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak.
Akibat gempa tersebut, BNPB mencatat satu unit tempat ibadah (gereja) di Pulau Batang Dua dilaporkan terdampak, serta dua unit rumah di Ganbesi, Ternate Selatan mengalami kerusakan.
"Sementara itu, di Kota Bitung, pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat," pungkasnya.
(tfq/dal)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
3

















































