Makassar, CNN Indonesia --
Sebanyak 522 rumah warga yang berada di 10 desa Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, kebanjiran akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur di wilayah tersebut.
"Hujan deras di Kabupaten Donggala, terdapat 10 desa terdampak banjir," kata Plt Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto dalam keterangannya, Sabtu (4/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir tersebut terjadi pada Jumat (3/4) disebabkan hujan deras yang mengguyur Kabupaten Donggala, sehingga memicu air sungai meluap dan merendam permukiman warga yang berada di 10 desa Kecamatan Sirenja.
"Curah hujan yang tinggi memicu luapan air sungai hingga masuk ke permukiman warga," ujarnya.
Berdasarkan data sementara desa terdampak yakni, Desa Balentuma 177 unit rumah terendam, kemudian Desa Tompe 150 rumah terendam, Desa Lompio 60 rumah, Desa Tanjung Padang 40 rumah.
"Desa Dampal dan Desa Tondo yang masing-masing mencatat 30 unit rumah terdampak, Desa Lende Tovea, banjir tidak hanya merendam 35 rumah warga. Terparah terdampak banjir berada di Desa Balentuma dan Desa Tompe," ungkapnya.
Selain itu, sejumlah bangunan fasilitas umum seperti kantor desa dan bangunan saranan pendidikan juga terendam banjir.
"Untuk Desa Jono Oge, Desa Lende, dan Desa Sipi, petugas masih melakukan pendataan di lapangan. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," jelasnya.
Akibat banjir tersebut, kata Asbudianto, menyebabkan kerugian material yang cukup besar, karena banyaknya rumah warga yang terdampak.
"Koordinasi dengan aparat desa setempat juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan darurat dan pendataan jumlah pengungsi," katanya.
(mir/kid)
Add
as a preferred source on Google

19 hours ago
7

















































