Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 263 narapidana berisiko tinggi atau high risk dari sejumlah wilayah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Kamis (23/4) malam.
Ratusan warga binaan tersebut terdiri dari Sumatera Utara (44 orang), Riau (103 orang), Jambi (42 orang), Sumatera Selatan (11 orang), Lampung (18 orang), dan Jakarta (45 orang).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malam ini sekitar pukul 21.50 WIB, sebanyak 263 warga binaan high risk tersebut telah diterima oleh sejumlah Lapas di Nusakambangan," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi melalui siaran persnya, Kamis (23/4) malam.
Dia menuturkan proses pemindahan dan penerimaan di masing-masing Lapas dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Selanjutnya, terang dia, akan diterapkan pengamanan dan pembinaan dengan tingkat maksimum dan super maksimum.
"Setelah 6 bulan mereka akan diasesmen dan apabila terjadi perubahan perilaku yang lebih baik, akan dipindahkan ke Lapas dengan tingkat pembinaan dan pengaman yang lebih rendah," imbuhnya.
Mashudi bercerita sudah ada beberapa warga binaan yang sebelumnya masuk kategori high risk berhasil turun ke level pengamanan sampai dengan minimum di Lapas Terbuka Nusakambangan.
Dengan pemindahan tersebut, total sudah ada 2.554 warga binaan yang dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.
Mashudi menegaskan pemindahan tersebut bukan tindakan represif, melainkan langkah rehabilitatif sekaligus preventif agar Lapas dan Rutan seoptimal mungkin terlindungi dari penyebaran perilaku melanggar, salah satunya terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
"Kami tegaskan kembali tidak boleh ada ruang atau celah sedikit pun untuk narkoba, kami cegah dan tangkal. Apabila ditemukan pasti kami berantas. Berulang kali Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, menyerukan zero narkoba dan Handphone. Siapa pun yang terbukti terlibat sanksi hukuman berat pasti akan diberlakukan," pungkasnya.
(fra/ryn/fra)
Add
as a preferred source on Google

13 hours ago
6

















































