BNN Sebut Kuncup Ganja 3,37 Ton di Gresik Disiapkan Jadi Cairan Vape

3 hours ago 1

Surabaya, CNN Indonesia --

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap 3,37 ton kuncup bunga cannabinoid asal Thailand di gudang di kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, rencananya akan diolah menjadi ekstrak THC untuk dijadikan cairan isi ulang rokok elektrik atau vape oleh para pelaku.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan kasus ini menjadi pengungkapan pertama di Indonesia terkait penyelundupan kuncup ganja untuk kebutuhan industri vape.

"Berdasarkan informasi intelijen, kuncup bunga cannabinoid ini direncanakan untuk digunakan sebagai bahan baku penghasil ekstrak tetrahydrocannabinol atau THC yang selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai cairan isi ulang atau cartridge rokok elektrik," kata Suyudi di Gresik, Kamis (2/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suyudi menyebut produk cairan vape ini akan diedarkan pelaku ke kalangan generasi muda. Hal itu sengaja dilakukan mengikuti gaya hidup dan tren konsumsi anak muda.

"Inilah tantangan baru yang harus kita hadapi bersama, ketika narkotika berusaha masuk melalui lifestyle, gaya hidup, teknologi dan tren konsumsi generasi muda kita," ujarnya.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Aswin Sipayung menambahkan, oleh para pelaku kuncup bunga cannabinoid ini rencananya akan diekstrak lalu dimasukkan ke dalam cartridge vape.

"Ini akan diproduksi menjadi liquid akan dimasukkan ke cartridge vape yang akan digunakan pengguna-pengguna vape. Ini baru, jadi yang ini bahan baku baru akan diekstrak, kemudian akan dimasukkan ke cartridge kemudian akan dimasukkan vape atau rokok listrik nantinya," katanya.

Aswin mengatakan tingginya kandungan THC dalam barang bukti tersebut menjadi alasan utama mengapa pengungkapan ini menjadi temuan penting.

"Temuan ini sangat krusial karena cannabis yang memiliki kandungan THC sangat tinggi ini dipersiapkan sebagai bahan baku cairan isi ulang atau rokok listrik. Ini adalah ancaman dan gaya baru yang secara khusus menargetkan generasi muda kita," kata Aswin.

Lebih lanjut, Aswin menegaskan jaringan ini merupakan sindikat baru yang berbeda dari kasus-kasus sebelumnya yang pernah diungkap BNN.

"Ini jaringan yang baru. Kalau yang sebelumnya namanya jenis nama kimianya etomidate, tapi yang ini adalah jaringan yang baru, yang berpotensi juga menjadi bahan baku pembuatan narkotika, bahan baku dari kanabis dan nanti akan di-extract menjadi isinya cartridge rokok elektrik," ujarnya.

Aswin memastikan seluruh 3,37 ton barang bukti kuncup ganja ini belum sempat diproses menjadi cairan vape, karena keburu diamankan petugas.

"Belum, ini pencegahan, ini kegiatan pencegahan. Kalau ini lolos, maka banyak korban akan menggunakan cairan likuid yang berasal dari cannabinoid ini," katanya.

Meski demikian, Aswin mengakui, cairan vape berbahan cannabinoid sejenis sebenarnya sudah pernah beredar dan diungkap BNN sebelumnya. Karena itu, ia pihaknya akan mendalami apakah barang semacam ini sudah terhubung dengan toko-toko vape.

"Untuk sampai ke retail masih dalam penyelidikan, proses penyelidikan," ujarnya.

Aswin mengungkapkan pihaknya telah menangkap 12 orang terduga pelaku dalam kasus penyelundupan 3,37 ton kuncup ganja asal Thailand, termasuk satu warga negara asing (WNA) yang berperan sebagai pemilik gudang di Gresik.

"Hingga saat ini tim telah mengamankan dan memeriksa 12 orang terduga pelaku di berbagai wilayah, termasuk satu warga negara asing selaku pemilik gudang," ujarnya.

Aswin menambahkan BNN juga masih memburu dua WNA lain yang diduga menjadi pengendali utama jaringan ini dari luar negeri.

"Kami juga telah memburu dua orang warga negara asing yang teridentifikasi sebagai pengendali utama jaringan ini di luar negeri. Saya tegaskan pengejaran tidak akan berhenti. Kami akan mengejar pengendali yang sekarang berada di luar negeri sampai ketemu dan kita bawa ke Indonesia," tegasnya.

Pengungkapan dan penyitaan 3,37 ton kuncup ganja asal Thailand ini disebut berhasil menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba sekaligus mencegah potensi kerugian ekonomi hingga mencapai Rp4.585.104.000.000.

(frd/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |