INDRAMAYU - Hari minggu menjadi saksi bisu kehangatan momen kebersamaan di Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Warga desa bersama jajaran TNI larut dalam euforia nonton bareng (nobar) pertandingan akbar Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Norwegia. Acara yang digagas di kediaman Bapak Joni ini bukan sekadar menikmati si kulit bundar, melainkan sebuah wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) antara aparat dan warga. (12/07/2026)
Serka Agus Nurohman, SE., S.Kep., Ners., MM., MH., selaku Babinsa Patrol, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap dampak positif kegiatan ini. "Acara seperti ini sangat vital. Kita bisa melihat langsung semangat kebersamaan, percakapan ringan, bahkan candaan yang terjalin. Inilah esensi dari menjaga kamtibmas, bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga membangun kedekatan emosional, " ujarnya.
Kapten Inf Hasanudin, Danramil 1614/Anjatan, turut menggarisbawahi pentingnya sinergi. "Pertandingan sepak bola ini menjadi jembatan. Kita hadir di tengah masyarakat, berbagi tawa, dan memastikan bahwa TNI senantiasa hadir untuk rakyat. Silahturahmi yang terjalin melalui kegiatan sederhana seperti nobar ini akan berbanding lurus dengan soliditas pertahanan kewilayahan, " tegasnya.
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed Tulus Widodo, S.E., M.Han, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan di tingkat Babinsa. "Saya bangga melihat bagaimana Babinsa mampu menggerakkan masyarakat dan menciptakan suasana kondusif. Ini menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang harus terus kita pupuk, " ungkapnya.
Senada dengan itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menyampaikan pandangannya bahwa kegiatan semacam ini adalah investasi sosial yang tak ternilai harganya. "Melalui momen kebersamaan seperti ini, kita membangun kepercayaan dan rasa saling memiliki. Ketika masyarakat merasa dekat dengan TNI, potensi gesekan dapat diminimalisir dan justru terbangun sinergi yang kuat untuk menjaga keutuhan bangsa, " tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., yang akrab disapa Jenderal Santri, menyoroti nilai-nilai persatuan yang terkandung dalam kegiatan tersebut. "Dalam setiap pertandingan, ada semangat juang dan sportivitas. Hal ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Nobar ini adalah contoh bagaimana sepak bola bisa menyatukan kita semua, dari prajurit hingga seluruh elemen masyarakat, " pungkasnya.

18 hours ago
6

















































