Komcad ASN Bakal Dilatih Marinir TNI AL, Ada Materi soal Senjata

4 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Marinir TNI AL menyiapkan berbagai jenis materi, dari mulai tentang senjata hingga bela negara untuk diberikan kepada peserta pelatihan komponen cadangan (komcad) dari aparatur sipil negara (ASN).

Hal tersebut diberikan Korps Marinir setelah Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggandeng Pasmar I untuk melatih komcad ASN gelombang pertama April 2026 mendatang.

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana mengatakan pihaknya telah merangkum beberapa poin materi yang akan diberikan ke ASN komcad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun, beberapa poin materi tersebut, yakni pembinaan mental rohani, pembinaan mental ideologi dan nilai dasar bela negara, pembinaan mental perjuangan, pembinaan pengetahuan dan ketrampilan, peraturan militer dasar (PBB, penghormatan militer, tata upacara militer, dan peraturan dinas militer), pengetahuan hukum serta pengetahuan senjata, kebaharian, daerah wilayah pertahanan laut.

Nana menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan materi khusus khas Marinir untuk para peserta komcad dari kalangan ASN.

Beberapa materi khusus yang akan diberikan yakni tentang penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas, pembentukan mental pantang menyerah dan adaptif terhadap tekanan, dasar-dasar bertahan hidup, dan ketahanan lapangan serta pengetahuan tentang soliditas tim (esprit de corps).

Pengetahuan tentang soliditas tim, menurut Rana, perlu untuk diberikan meskipun peserta berasal dari latar belakang ASN.

"Kami juga memberikan pengetahuan tentang penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara," ujar Rana kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (27/2).

Tidak hanya materi saja, Rana juga memastikan seluruh fasilitas terbaik dari mulai lapangan, barak, kelas dan tenaga medis milik Korps Marinir akan dikerahkan untuk mendukung jalannya pelatihan komcad.

Walau seluruh konsep latihan dan sarana yang digunakan merupakan standard dari Korps Marinir, Rana memastikan pihaknya akan tetap menyesuaikan pola pelatihan untuk para ASN.

"Akan ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan, mengingat peserta berasal dari unsur sipil," jelas Rana.

Rana mengharapkan seluruh fasilitas dan materi pelajaran yang telah disediakan Korps Marinir dapat mendukung proses pelatihan komcad ASN sehingga dapat berjalan dengan maksimal.

Sebelumnya, Kemhan menyebut 2.000 ASN yang akan mengikuti pelatihan sebagai komcad akan dilatih di lima lokasi pelatihan TNI.

"Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (26/2).

Rico mengatakan para ASN akan dilatih tentang dasar-dasar pelatihan kemiliteran baik secara praktek maupun materi.

Proses pelatihan gelombang tersebut, lanjut Rico, akan dimulai sejak April 2026 dan berjalan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

Rico melanjutkan Kemhan sendiri memberikan kuota sebanyak 4.000 orang untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan ASN-nya mengikuti pelatihan menjalani komcad.

Pelatihan gelombang pertama direncanakan sebanyak 2.000 ASN dan gelombang ke dua dengan jumlah yang sama akan digelar pada pertengahan 2026.

(antara/gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |