Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah massa membakar tujuh kantor pemerintah di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (11/8) malam kemarin.
Mengutip dari detikSulsel, kemarahan massa itu diduga dipicu ketidakpuasan soal pembagian dana desa. Adapun kantor pemerintahan yang dibakar di Puncak Papua Tengah itu di antaranya adalah Kantor Bupati dan DPRD.
"Adapun titik api yang di antaranya, Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, Kantor Keuangan. Selain itu 1 unit kendaraan Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di dalam halaman Kantor Bupati," kata Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, Selasa (11/8) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa yang terjadi di wilayah Ilaga, Puncak pada Selasa malam sekitar pukul 18.45 WIT ini diduga dipicu pembagian dana desa tahap I tahun 2026.
Penyaluran dana desa
Domingos mengatakan mulanya Pemkab Puncak melakukan proses penyaluran dana desa tahap I pada Selasa itu.
Setelah penyaluran berlangsung, sekelompok massa tiba-tiba mendatangi kantor PMK setempat sekitar pukul 17.40 WIT.
Domingos bilang Bupati Puncak Elvis Tabuni yang mengetahui pergerakan massa kemudian datang ke Kantor PMK.
Massa tak puas
Bupati, katanya, berupaya berkomunikasi dengan massa tersebut. Namun massa tidak puas hingga situasi memanas dan melakukan pembakaran kantor PMK sekitar pukul 18.45 WIT.
"Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK," ungkap Domingos.
Aksi pembakaran merembet
Belakangan aksi itu kemudian meluas dengan massa melakukan pembakaran fasilitas pemerintahan lainnya.
Polisi mencatat total ada tujuh kantor yang dibakar, mulai dari Kantor PMK, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial dan Kantor Keuangan.
"Selain sejumlah kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar," bebernya.
Buntut insiden tersebut, personel Satgas Gakkum ODC 2026 bersama jajaran Polsek bersiaga di perempatan alun-alun depan Polsek Ilaga, sementara Personel Satgas Tindak ODC bersiaga di Kotis. Namun situasi di lokasi sejauh ini disebut sudah kondusif.
Baca berita kronologi lengkapnya di sini.
(kid/kid)

11 hours ago
8

















































