Mensos Sebut 869 Ribu dari 11 Juta Peserta PBI JKN Sudah Aktif Lagi

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memaparkan dari total 11 juta peserta program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) yang sempat dinonaktifkan, sekitar 869 ribu lebih keanggotaan telah kembali aktif.

"Dari 11 juta yang kemarin nonaktif, sejumlah 869.000 telah aktif kembali melalui berbagai skema," kata Gus Ipul usai menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kompleks Pemda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/2).

Gus Ipul memaparkan dari total 11 juta peserta yang dinonaktifkan, sebagian besar memang sudah tepat sasaran. Namun, menurutnya, masih ada sebagian peserta lainnya memerlukan perbaikan data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, pemerintah membuka mekanisme reaktivasi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dari 869 ribu peserta itu, sekitar 106 ribu peserta penderita sakit kronis dan katastrofik telah otomatis aktif kembali sehingga sudah dapat menggunakan fasilitas pelayanan PBI.

Gus Ipul merinci sebanyak 132.507 peserta melakukan reaktivasi kembali ke segmen PBI JKN. Ada pula sekitar 405.965 peserta beralih pembiayaan ke pemerintah daerah melalui skema PBPU/ BP Pemda.

Selain itu, 184.357 peserta beralih ke segmen pegawai negeri atau BUMD/ BUMN

"Karena status mereka adalah pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Jadi masih ada ini cukup besar (jumlahnya), ini sebagai salah satu penanda bahwa dulu memang belum sepenuhnya tepat sasaran," kata Gus Ipul.

Lebih lanjut, menurut Gus Ipul sebanyak 88 peserta tercatat beralih pembiayaan ke perusahaan swasta tempat mereka bekerja. Sementara itu, 147.046 peserta memilih pindah ke segmen mandiri.

"Bahkan 6.993 (peserta) naik ke kelas 2 dan 2.990 (peserta) naik ke kelas 1," jelas Gus Ipul.

Gus Ipul juga telah menandatangani daftar penerima PBI yang berlaku untuk bulan depan dengan catatan bahwa peserta PBI yang diluar desil 1-5 masih tetap menjadi peserta untuk tiga bulan ke depan. Dalam periode tersebut, pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kita sarankan bagi yang mampu untuk pindah ke segmen mandiri, tapi bagi yang tidak mampu kita akan aktifkan kembali melalui PBI JKN," tegasnya.

Gus Ipul menambahkan proses ground check akan terus dilakukan dengan mencocokkan aset yang dimiliki untuk pemutakhiran DTSEN.

"Tetap nanti akan dilakukan uji lapangan dan nanti akan diukur oleh BPS, sehingga dengan begitu konsistensinya tetap terjaga," pungkasnya.

(rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |