Pesan Menkes ke Siswa Sekolah Rakyat: Rajin Olahraga dan Sikat Gigi

11 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan siswa Sekolah Rakyat untuk menjaga kesehatan sejak dini dengan rajin menyikat gigi, menjaga pola makan, dan rutin berolahraga.

Pesan tersebut disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Rintisan 4 Kabupaten Bogor bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di lingkungan Unit Deteksi K-9 BNN, Kabupaten Bogor, Selasa (11/8/2026).

Menkes mengatakan, kesehatan gigi menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian siswa. Karena itu, ia meminta anak-anak membiasakan diri menyikat gigi dengan benar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang penting hidup sehat, makannya cukup. Penyakit paling banyak ditemukan adalah penyakit gigi. Jadi mesti rajin sikat gigi yang benar," katanya di hadapan puluhan siswa Sekolah Rakyat.

Pesan tersebut sejalan dengan hasil pemeriksaan awal terhadap siswa Sekolah Rakyat. Gus Ipul mengatakan, hampir separuh siswa mengalami masalah gigi ketika pertama kali masuk Sekolah Rakyat.

"Jadi 49% siswa Sekolah Rakyat bermasalah gigi ketika pertama kali (masuk). Kemudian anemia, kotoran telinga," kata Gus Ipul.

Selain menjaga kesehatan gigi, Menkes Budi mengingatkan siswa untuk memperhatikan pola makan. Menurutnya, kebutuhan makanan harus tercukupi, tetapi tidak berlebihan karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan tekanan darah tinggi.

"Nomor dua kurang makan, di sini kan tidak mungkin kurang makan. Tapi juga (mungkin) ada ya obesitas (menyebabkan) tekanan darah tinggi. Jadi gak boleh ya," ujarnya.

Menkes Budi juga mendorong siswa aktif bergerak dan tidak bermalas-malasan. Ia meminta olahraga menjadi bagian dari kegiatan siswa untuk menjaga kebugaran tubuh.

Gus Ipul mengatakan, perhatian terhadap kondisi kesehatan siswa mulai menunjukkan perubahan. Ia menyebut siswa yang pada awal masuk terlihat mengantuk kini tampak lebih segar. "Awal mereka masuk ngantukan semua. Sekarang Alhamdulillah seger-seger ya," kata Gus Ipul.

Sekolah Rakyat Rintisan 4 Kabupaten Bogor merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak putus sekolah di kawasan Jakarta dan sekitarnya khususnya anak jalanan.

Ia mengatakan, ditemukan sekitar 400 anak tidak sekolah, yang beraktivitas di jalan dan pasar. Namun, sekitar 100 anak belum dapat langsung mengikuti pembelajaran karena perlu menjalani pemulihan di sentra Kemensos.

"Nanti kalau sudah cukup, artinya sudah mengikuti matrikulasi, mereka bisa mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat. Kami berterima kasih karena BNN menyediakan sebagian dari tempat di sini untuk penyelenggaran Sekolah (Rakyat) rintisan, menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Prabowo," pungkas Gus Ipul.

Pada kesempatan tersebut Mensos, Menkes dan Kepala BNN menyempatkan meninjau sejumlah fasiltas di Sekolah Rakyat tersebut, mulai dari asrama, musala hingga ruang kelas. Ketiganya juga melihat langsung simulasi pembelajaran mata pelajaran matematika menggunakan papan tulis digital dengan pengantar Bahasa Inggris.

(tim)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |