Satgas Cartenz Tembak Mati Komandan Operasi KKB di Yahukimo

8 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Operasi Damai Cartenz menembak mati Komandan Operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Muara Kali HSSBI, Kodap XVI Yahukimo berinisial AP alias Y alias AS.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani menjelaskan peristiwa itu bermula saat tim gabungan menggeledah rumah yang menjadi markas dan tempat singgah anggota HSSBI Kodap XVI Yahukimo di Kota Dekai.

"Dari hasil penggeledahan itu, petugas mengamankan satu butir amunisi kaliber 5,56 mm, sejumlah senjata tajam, busur dan anak panah, telepon genggam, serta berbagai perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, petugas juga menangkap seorang pria berinisial HS (28) di lokasi. Ia menyebut dari pemeriksaan awal, HS mengaku menyimpan amunisi yang diduga berasal dari salah satu anggota kelompok HSSBI berinisial AK.

Setelahnya tim gabungan kembali mendapat informasi mengenai keberadaan AP di wilayah Pos Kilo 6, Distrik Dekai. Saat dilakukan pemantauan, target diketahui melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Logpon.

"Ketika petugas berupaya menghentikan kendaraan yang digunakan target, AP tidak mengindahkan perintah petugas, kemudian meninggalkan sepeda motornya dan melarikan diri ke arah hutan.

Faizal mengatakan petugas kemudian melakukan pengejaran serta memberikan dua kali tembakan peringatan sesuai prosedur yang berlaku.

"Namun demikian, target tetap berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur kepolisian," tuturnya.

Ia menjelaskan dalam operasi itu AP dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dekai untuk proses lebih lanjut. Dari lokasi penindakan, petugas menyita barang bukti berupa lima butir amunisi kaliber 5,56 mm.

Berdasarkan perannya, Faizal menyebut AP masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Kabupaten Yahukimo.

Ia tercatat terlibat dalam kasus penembakan terhadap Alexander Angket dan Naldy Magosa pada 28 April 2026. Dalam kejadian itu, Alexander mengalami luka tembak pada bahu kanan, sedangkan Naldy mengalami luka tembak pada paha kiri.

Selain itu, AP juga diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap Suhardin di kawasan Ruko Blok A, Dekai, pada 30 April 2026. Dalam peristiwa tersebut, proyektil mengenai spidometer sepeda motor korban dan tidak menimbulkan korban jiwa.

(tfq/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |