Soal Isu Reshuffle Kabinet, PDIP Beri Catatan untuk Pemerintah

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

PDI Perjuangan merespons soal isu kocok ulang kabinet atau reshuffle yang menguat dalam beberapa waktu terakhir.

Juru bicara PDI Perjuangan Guntur Romli berharap jika reshuffle benar-benar dilakukan, keputusan tersebut didasarkan pada kinerja menteri dan kepentingan rakyat, bukan pertimbangan politik.

"Kami harapkan kalaupun terjadi reshuffle, itu memang benar-benar atas dasar pertimbangan kinerja dan kepentingan rakyat secara riil ya. Bukan bagi-bagi jabatan, bukan kalkulasi politik, bukan pengalihan isu," kata Guntur dalam Inside Politics CNN Indonesia TV, Selasa (27/1) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, presiden pasti memiliki berbagai laporan tentang kinerja para menterinya. Ia mewanti-wanti jangan sampai menteri yang diganti adalah mereka yang memiliki tingkat kepuasan tinggi.

"Jangan sampai yang diganti misalnya itu yang kepuasannya tinggi malah diganti, karena dia mungkin tidak punya dukungan politik yang kuat atau alasan politik malah diganti dan juga yang disorot oleh publik malah tetap dipertahankan," ujarnya.

Ia mengatakan dari percakapan publik dan hasil survei, sudah terlihat kementerian mana yang kepuasannya rendah dan tinggi.

"Nah kita juga nanti akan melihat, meskipun ini adalah hak prerogatif Presiden, tapi kan masyarakat yang akan merasakan sendiri dari perubahan kebijakan tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari mengatakan evaluasi pasti dilakukan presiden kepada menterinya terkait program-program prioritas.

Evaluasi itu bisa berbentuk rekomendasi, saran arahan atau instruksi.

"Tetapi dalam konteks tertentu dan mungkin dalam timeline tertentu bisa saja berpengaruh terhadap program-program yang, eh maksud saya bisa berujung kepada bentuk-bentuk keputusan politik yang lain," katanya.

Istana sebelumnya telah buka suara soal isu reshuffle. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu reshuffle dalam waktu dekat.

Prasetyo bilang belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk merotasi jajaran menterinya di Kabinet Merah Putih.

"Reshufflekabinet? Belum, belum, belum ada," ujarnya di kompleks parlemen, Senin (19/1).

(gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |