Makassar, CNN Indonesia --
Sebuah mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengalami kecelakaan tunggal di Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Satu petugas dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Iya benar, kecelakaan itu terjadi pada saat itu petugas Dinas Damkar Tengah menuju wilayah Kayubauk, setelah menerima informasi dari warga adanya kebakaran lahan," kata Kasat Lantas Polres Kepulauan Selayar, AKP Muhammad Idris, Selasa (8/9).
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Poros Tajuia-Kayubauk, Kecamatan Bontomatene, sekitar pukul 10.00 WITA. Mobil Damkar tersebut terguling saat melintasi ruas jalan yang menanjak dan mengakibatkan satu orang petugas meninggal dunia, Hendra Ekaputra (33).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Armada tersebut membawa lima orang crew, terdiri dari dua orang di bagian depan, yakni sopir dan satu petugas, serta tiga orang lainnya berada di bagian belakang atas tangki Damkar," ungkapnya.
Saat hendak memasuki Desa Kayubauk, kata Idris, kendaraan Damkar tersebut melintasi ruas jalan yang menanjak dan diduga tidak kuat melewati tanjakan. Armada kemudian bergerak mundur hingga tidak bisa dikendalikan oleh sopir.
"Tiga petugas yang berada di bagian belakang atas tangki Damkar kemudian melompat dari kendaraan. Ketiganya berupaya menyelamatkan diri sekaligus mencegah kendaraan terus bergerak mundur. Namun, saat kendaraan akhirnya terguling, korban Hendra terlindas dan tertimpa badan mobil hingga meninggal dunia di lokasi," jelasnya.
Sementara itu dua petugas lainnya yang juga berada di bagian belakang atas tangki berhasil menyelamatkan diri.
Saat ini, kata Idris, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya kecelakaan mobil Damkar tersebut.
"Untuk sementara ini merupakan laka tunggal. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi," katanya.
Sementara jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Bontomatene untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Mobil Damkar yang terguling masih berada di lokasi dan menunggu alat berat untuk proses evakuasi kendaraan," katanya.
(mir/isn)

8 hours ago
8
















































