Pemprov Jateng Usulkan Kakek Prabowo Jadi Pahlawan Nasional

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengusulkan kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto, RM Margono Djojohadikusumo, ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional tahun ini.

Pemprov Jateng menyebut Margono memiliki jasa besar di bidang ekonomi Indonesia.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jateng, Imam Maskur mengatakan, Margono dan KH Sholeh Darat merupakan dua tokoh asal Jateng yang kembali diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pengusulan Margono dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas. Sementara KH Sholeh Darat diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Imam menyebut, seluruh tahapan pengusulan kedua tokoh itu telah dilalui di tingkat daerah. Berkas juga telah dikirimkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) setelah adanya rekomendasi dari Gubernur Jateng Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi.

"Ini prosesnya sudah klir semua, sudah di kementerian semua. Sudah kami kirimkan, sudah dapat rekomendasi Gubernur, sudah kami kirimkan ke Kementerian Sosial," kata Imam, Kamis (20/8) dikutip dari detikJateng.

Menurutnya keputusan penetapan Margono atau KH Sholeh jadi Pahlawan Nasional saat ini berada di tangan pemerintah pusat.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, menurutnya, Margono dan KH Sholeh Darat berpeluang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang.

"Yang dipertimbangkan macam-macam, dari karyanya, pengabdiannya, tulisannya. Kayak ,misal KH Sholeh Darat itu kitab-kitabnya. Kemudian kontribusi terhadap pemerintah," urai Imam.

"Kayak Pak Margono, pengabdiannya di bidang ekonomi juga sangat luar biasa, seperti pendirian Bank BNI 1946 itu salah satu pemikirnya adalah Pak Margono. Itu salah satu pertimbangannya," sambungnya.

Imam menjelaskan, pengusulan gelar Pahlawan Nasional itu bermula dari aspirasi masyarakat. Usulan tersebut kemudian diajukan melalui pemerintah kabupaten/kota untuk dinilai Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi.

"Nanti kalau dari provinsi lolos, diajukan ke gubernur untuk mendapat rekomendasi. Rekomendasi itu nanti dikirimkan ke Kemensos, nanti ada TP2GP, nanti diajukan ke presiden," jelasnya.

Imam menyebut, pengusulan Margono dan KH Sholeh Darat sebenarnya telah dimulai sejak 2025. Pemprov Jateng kemudian mengirimkan dua nama tersebut ke Kementerian Sosial pada April 2026.

Selain dua nama tersebut, Jateng juga kembali mengusulkan lima tokoh yang sebelumnya telah diajukan sebagai calon Pahlawan Nasional, tetapi belum mendapatkan gelar.

"Seperti dr Kariadi, Kariadi kan karyanya luar biasa, sampai sekarang belum dapat gelar dan kami usulkan kembali," ucapnya.

Kemudian ada pula Bambang Sugeng dari Kabupaten Temanggung, Bambang Soeprapto Dipokoesoemo dari Kabupaten Banyumas, Basoeki Probowinoto dari Kota Salatiga, serta Roebiono Kertopati dari Kabupaten Purworejo.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)

placeholder

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |