CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 06:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto berkelakar soal tiga kali kekalahannya di Pilpres itu karena tak mendapat dukungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Tangkapan Layar Youtube Setpres
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto berkelakar soal tiga kali kekalahannya di Pilpres karena tak mendapat dukungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Hal itu disampaikan Prabowo di Perayaan Natal Nasional 2025 di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1). Luhut pun turut hadir di acara tersebut.
Prabowo awalnya menepis tuduhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai siasat untuk menghadapi Pilpres 2029. Ia lantas berbicara soal takdir sekaligus mempertanyakan apa salahnya jika rakyat memilihnya kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa salah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan. Kalau Tuhan tidak mengizinkan saya buat apa saja tidak akan terjadi, bener nggak?" ujarnya.
Prabowo lalu berkelakar menyinggung dirinya 3 kali kalah pilpres karena Luhut tidak mendukungnya.
"Empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah. Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih," ucapnya.
Prabowo mengutip ajaran Nasrani tentang kehidupan berpolitik dalam alkitab (Matius 5:39), yang berbunyi "Ditampar pipi kiri, berikan pipi kanan". Ia menyerukan semua pihak untuk mengedepankan persatuan daripada perpecahan.
"Ajaran nasrani, kalau ditempeleng pipi kiri, harus kasih pipi kanan. Harus memaafkan, kan begitu kan. Forgive those that trespass against us, bener nggak?" ujarnya.
"Forgive us, our trespassers as we forgive those that trespass against us. Jadi saya, sebenarnya ya, bagi saya itu selalu ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan. Saya ingin cari persatuan daripada perpecahan," imbuh Prabowo.
Prabowo menekankan persaingan di dunia politik memang keras. Namun, rasa persatuan harus selalu dikedepankan. Seperti dirinya yang kalah 3 kali pilpres, tapi tak menyimpan rasa dendam.
"Aku kalah pilpres beberapa kali itu, udah lupa. Tapi tidak ada masalah. Tidak boleh kita sakit hati. Tidak boleh dendam. Tidak boleh benci. Dan itu saya, saya berusaha untuk teguh pada pendirian itu," ujarnya.
(mnf/gil)

1 day ago
8

















































