Tiang Monorel Mangkrak Jakarta Mulai Dibongkar Pekan Ketiga Januari

1 day ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan mulai membongkar tiang monorel yang mangkrak pada minggu ketiga Januari.

"Minggu ketiga Januari mulai," kata Pramono usai acara peluncuran kartu debit visa Bank Jakarta, di Jakarta Selatan, Senin (5/1).

Pembongkaran tersebut direncanakan akan dilakukan sendiri oleh Pemprov DKI. Pramono mengatakan pembongkaran tersebut tetap dilakukan sebab pihaknya telah menerbitkan surat tenggat waktu selama satu bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya karena kami sudah mengeluarkan surat, sudah kita kasih batas waktu satu bulan. Kalau tidak bisa mereka melakukan, kami akan melakukan sendiri," ujarnya.

Terkait dengan anggaran yang diperlukan, Pramono tidak menyebut pasti besaran biaya pembongkaran tiang monorel tersebut.

"Nanti tanyakan kepada Dinas Bina Marga ya," kata dia.

Pramono sebelumnya telah menyatakan tiang-tiang proyek monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan dibongkar pada Januari 2026.

Dia mengatakan rencana pembongkaran tiang monorel itu sudah selesai ditindaklanjuti ke berbagai pihak selama enam bulan terakhir.

Salah satunya, kata dia, setelah dirinya berdiskusi dengan eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso atau Bang Yos. Saat itu, Pramono bertanya langsung soal apa yang masih menjadi persoalan selama Bang Yos menjabat.

Adapun, pada November lalu Pramono sempat memberi tenggat waktu sebulan kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk membongkar tiang-tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jika dalam satu bulan tidak ada tindakan, Pemprov DKI akan melakukan pembongkaran.

"Dalam waktu paling lama awal minggu depan ini, saya akan menulis surat kepada Adhi Karya. Sesuai dengan surat dari Kajati Jakarta, kami akan meminta mereka untuk membongkar dan kami beri waktu satu bulan," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Jika hingga tenggat waktu tersebut Adhi Karya tidak juga melakukan pembongkaran, Pramono menegaskan, Pemprov DKI yang akan turun tangan untuk membongkarnya sendiri.

Sementara itu, pada Oktober lalu, PT Adhi Karya dalam pernyataan resmi melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pihak perusahaan telah bertemu dengan Pemprov DKI untuk membahas langkah hukum dan teknis terkait pembersihan maupun pembongkaran tiang eks monorel tersebut.

"Manajemen Adhi Karya telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membahas langkah pendampingan hukum atas rencana pembersihan dan pembongkaran tiang eks monorail yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Corporate Secretary Adhi Karya Rozi Sparta dalam pernyataannya, Rabu (22/10/2025).

Dalam laporan keuangannya, Adhi Karya menyebut aset eks tiang monorel tersebut masih tercatat pada pos Aset Tidak Lancar Lainnya, tepatnya di bagian Persediaan Jangka Panjang.

Perusahaan juga tengah melakukan kajian internal untuk menentukan kemungkinan penurunan nilai (impairment) atas aset tersebut.

Dia pun memastikan rencana pembongkaran yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta tidak berdampak material terhadap kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan secara keseluruhan.

(nat/gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |