Jasad Surakman ABK Kapal 5 Jurnalis Selat Sunda Ditemukan di Bengkulu

4 hours ago 3

Serang, CNN Indonesia --

Jasad anak buah kapal (ABK) KM Arupadatu  yang membawa lima jurnalis di Selat Sunda, Surakman (60 tahun) ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Jasad bisa diidentifikasi setelah hasil pencocokan DNA dengan anggota keluarganya.

Jasad Surakman ditemukan pada Sabtu (12/9) di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu Utara, Bengkulu.

"Pada hari Sabtu, hari kelima pencarian, kita mendapatkan informasi dari Bengkulu, bahwa di sana di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, ditemukan seorang jenazah Mr X," ujar Kapolda Banten Irjen Hengki dalam konferensi pers di Mapolda Banten, Serang, Rabu (23/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan jenazah yang diamankan itu kemudian dibawa dengan pesawat Cessna menuju RS Bhayangkara Polda Bengkulu. Dari koordinasi pemeriksaan Polda Banten dan Polda Bengkulu, lewat data antemortem dan posmortem anggota keluarga delapan orang dalam kapal didapatkan bahwa DNA korban cocok dengan Surakman.

"Hasil identifikasi berdasarkan pemeriksaan DVI, secara genetik, jenazah teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK Kapal," kata Hengki.

Dalam konferensi pers itu hadir pula Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Basarnas Banten Al Amrad.

Sebelumnya operasi SAR besar-besaran terhadap 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, resmi dihentikan pada Kamis (17/9). Lima jurnalis itu menaiki kapal Arupadhatu untuk meliput Gunung Anak Krakatau (GAK) yang erupsi.

Kapal itu hilang kontak di Selat Sunda setelah berangkat dari dermaga di Carita, Pandeglang, Senin (7/9). Selama 10 hari masa pencarian, tidak ada temuan yang mengarah terhadap penumpang kapal Arupadhatu 1.

Proses pencarian selama 10 hari ini melibatkan Basarnas Banten, Lampung hingga Bengkulu. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kapal cepat Arupadhatu 1 maupun delapan penumpangnya.

Setelah operasi SAR ditutup, keluarga jurnalis dan awak kapal Speed Boat Arupadhatu 1 yang hilang kontak melaksanakan tabur bunga di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, pada Jumat (18/9).

Awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK); dan Heriyanto (49) selaku guide atau pemandu.

Sementara lima jurnalis dalam kapal itu adalah M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus, dan Donal. Mereka merupakan jurnalis untuk sejumlah media, dan ada pula yang jurnalis lepas.

Dalam pernyataan resminya, organisasi profesional Pewarta Foto Indonesia (PFI) menyatakan para jurnalis yang ada di dalam speedboat itu umumnya adalah para wartawan foto.

Adapun identitas profesional para jurnalis itu masing-masing adalah Bagus (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro (Pewarta Foto iNews.id), Firman (Jurnalis Anadolu Agency), dan Donal (jurnalis lepas).

(ynd/kid)

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |